Friday, 10 February 2017

Melihat Playa del Amor, Pantai Tersembunyi Paling Indah Di Meksiko


Bagi Anda pecinta pantai, ada satu jenis pantai yang mesti dikunjungi. Di sebuah pulau di Meksiko, ada sebuah pantai indah tersembunyi yang dijuluki 'the Hidden Beach', atau bernama lokal Playa del Amor.

Sesuai namanya, pantai ini tersembunyi di sebuah gua yang terbentuk akibat permukaan tanah yang amblas. Pantai ini hanya dapat dicapai dengan berenang melalui terowongan sempit.


Namun begitu tiba di ruang di bawah lubang beratap langit, para pengunjung dapat melakukan banyak hal. Pantai tersembunyi ini berdinding karang namun memiliki dasar pasir landai. Pantai ini memiliki riak laut yang tersambung dengan lautan luas di luar pulau.


Pantai tersembunyi itu terletak di sebuah pulau bernama Islas Marietas, lepas pantai Puerto Vallarta di Meksiko Barat. Pulau ini berjarak satu jam perjalanan dengan perahu.

Untuk menjangkau pantai pulau ini, pengunjung harus menggunakan kapal kecil atau berenang di antara perairan Pasifik. Namun ketika sudah sampai di pasir, ada banyak hal menyenangkan yang bisa dilakukan. 

Pulau berkarang ini dikelilingi oleh koral yang sempurna bagi mereka pecinta snorkeling. Di sekeliling pulau terdapat banyak flora dan fauna unik yang menguatkan kesan pulau perawan.


Namun, pantai ini tak hanya menawarkan pesona alam yang unik. Keunikan sejarah terbentuknya pantai ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar sejarah dan misteri.


Konon gua dan formasi batuan di pantai ini terbentuk akibat pemboman yang terjadi sebelum Perang Dunia I. Kala itu, pemerintah Meksiko menggunakan pulau Marieta sebagai target latihan.

Kesadaran akan potensi keindahan Islas Marieta pun muncul memasuki tahun 1960. Jacques Cousteau, seorang ahli oceanografi asal Perancis, memimpin kampanye untuk melindungi Marieta dari perusakan manusia. 

Kampanye itu berbuah pada kemunculan penelitian mendalam akan alam Marieta. Akhirnya pulau ini pun ditetapkan sebagai taman nasional pada 2005. Sejak saat itu Marieta, dan The Hidden Beach di dalamnya, semakin populer dikalangan para pelancong dan wisatawan dunia.


Playa del Amor:
Playa del Amor:
Playa del Amor:
Playa del Amor:

Nabana No Sato, Festival Jutaan Cahaya Terluas Di Jepang



Ada kehangatan di tengah musim dingin di Jepang. Walau musim liburan telah berlalu, namun kota-kota di Negeri Sakura itu memancarkan sinar dari Festival Cahaya yang digelar setiap tahunnya. 

Salah satu festival yang digelar terbesar di sana ialah Nabana No Sato, yang berlokasi di Nagashima Resort, Kota Kuwana, Prefektur Mie. Di sana, sebanyak 8 juta lampu LED ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan keindahan cahaya yang mengesankan.

Keindahan jutaan lampu dalam Nabana No Sato membuat festival ini mendapat julukan 'Winter Illumination'.


Festival ini disiapkan selama empat bulan oleh ribuan pekerja. Mereka membangun tiang pancang sampai model bentuk lampu yang akan dipamerkan. Tahun ini, festival itu mengusung tema “Keindahan Alam Raya”.

Nabana No Sato digelar dalam area seluas 26.400 meter persegi, merupakan area Festival Cahaya terluas yang ada di Jepang. Jutaan orang mendatangi festival ini untuk menikmati pajangan jutaan lampu yang berkelap-kelip cantik. “Kami mewujudkan pemandangan dari lima negara dalam festival pada tahun ini,” kata Otani.



Monument Valley di Amerika Serikat, Antartika, Plitvice Lakes National Park di Kroasia, dan pemadangan persawahan Jepang merupakan pemandangan yang bisa dinikmati dalam kilauan cahaya yang sudah disusun sedemikian rupa. Nabana No Sato berlangsung sampai 7 Mei mendatang. 

Pemandangan yang paling romantis ialah terowongan sepanjang 100 meter yang dihiasi lampu berwarna-warni sekaligus efek visual seperti dedaunan yang jatuh. “Dalam terowongan ini, pengunjung seakan menikmati musim gugur atau yang disebut momiji di Jepang,” ujar Otani.

Otani menargetkan sebanyak 2 juta pengunjung akan datang pada tahun ini. Meski sebagian besar berasal dari Jepang, namun jumlah wisatawan mancanegara yang datang juga semakin meningkat setiap tahunnya.


Nabana No Sato:
Nabana No Sato:
Nabana No Sato:
Nabana No Sato:
Nabana No Sato:

Melihat Pembangunan Star Wars Land


Sejak kabar pembangunannya diumumkan pada tahun lalu, sampai saat ini isu mengenai wahana taman bermain Star Wars Land masih menjadi topik perbincangan yang hangat. Wahana taman bermain buatan Disney itu sudah dijadwalkan akan beroperasi pada 2019 mendatang.

Rancangan Tampilan Area Star Wars Land 
Star Wars Land akan beroperasi di Walt Disney World California dan Disneyland Florida. Di masing-masing lokasi, wahana taman bermain itu akan dibangun di atas lahan 1.400 meter persegi.

Luasnya lahan tersebut membuat Star Wars Land disebut sebagai wahana taman bermain terluas yang pernah dimiliki oleh Disney.

Rancangan Tampilan Area Star Wars Land Sebelum

Rancangan Tampilan Area Star Wars Land Sesudah


Tak hanya bisa berfoto dengan karakter Star Wars, di sana pengunjung akan diajak menikmati simulasi perang antarbintang sampai mengendarai Millenium Falcon. Ditambah lagi dengan segala macam kafe, restoran dan butik yang bertema Star Wars.


Rancangan Star Wars Land


Konstruksi Star Wars Land:
Konstruksi Star Wars Land:
Konstruksi Star Wars Land:
Konstruksi Star Wars Land:
Konstruksi Star Wars Land:
Konstruksi Star Wars Land:

Kabar pembangunan Star Wars Land pertama kali diumumkan oleh aktor yang berperan sebagai Han Solo, Harrisson Ford, dalam acara 'The Wonderful World of Disney: Disneyland 60'. 

Saar diwawancara, Ford memang tak menyebut rincian rancangannya. Namun ia mengatakan kalau wahana taman bermain itu akan “membawa pengunjung ke dalam dunia Star Wars yang sebenarnya”.


Star Wars Land:
Star Wars Land:
Star Wars Land:
Star Wars Land:
Star Wars Land:
Star Wars Land:

Wednesday, 8 February 2017

Melihat Keindahan Dinding Bebatuan Di Kepulauan Aran



Irlandia tak selalu memiliki pemandangan yang hijau di hamparan luas. Ternyata di balik keindahan alamnya tersembunyi lapisan tebal keras, yaitu batu kapur biru. Kapur biru yang terkenal ini terletak di bawah lebih dari setengah pulau besarnya.

Bagi pengunjung yang menuju pedesaan Irlandia dari timur ke barat, pastinya tempat itu akan membangkitkan rasa ingin tahu di antara banyak pengunjung saat pertama kali datang.

Saat menempuh jarak ratusan mil dinding batu yang berliku-liku yang ada di lahan pertanian ini akan terlihat dari segala arah. Bagi penduduk setempat tidak ada keanehan pada batunya, namun banyak pengunjung bertanya mengenai batu tersebut.

Sebagian besar negara Irlandia adalah pulau berbatu yang terdiri atas kapur karbon yang terbentuk sekitar 370 juta tahun yang lalu. Pada saat itu, bagian Irlandia adalah laut dangkal dan di antara dua massa tanah di dekat khatulistiwa.

Pergeseran benua ini mengangkat bagian dari dasar laut ke atas permukaan laut, yang kemudian jadilah Irlandia, dan lebih dari jutaan tahun, lumpur ini berkembang menjadi batuan kapur halus tepat di bawah permukaannya. 

Batuan ini diambil dari tanah dan digunakan menjadi bahan bangunan untuk penduduk Irlandia. Batu-batu yang berserakan perlu dibersihkan untuk lahan bertani, karena sangat tidak mudah untuk menyingkirkan batu-batu ini digunakan petani sebagai bahan untuk membangun dinding rendah sekaligus menandai properti masing-masing penduduk.


Jangan lewatkan sisi perjalanan Anda untuk berkunjung ke Kepulauan Aran, sebab tempat ini salah satu tempat paling indah di mana Anda dapat melihat jaringan dinding batu yang luas. Kepulauan Aran dikelilingi dari tiga pulau yang terletak di lepas pantai barat Galway Bay, Irlandia. Pulau tersebut yaitu Inishmore pulau terbesar juga dikenal sebagai Aranmore, dan pulau terbesar kedua adalah Inishmaan dan yang terkecil adalah Inisheer.  



Ketiga pulau yang berada di mulut Galway Bay tersebut telah lama menjadi tujuan para penikmat piknik, karena dikenal memiliki pemandangan yang menakjubkan.



Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:
Dinding Bebatuan:

Sunday, 5 February 2017

Melihat Keindahan Makam Kuno Newgrange



Newgrange di Irlandia adalah sebuah makam kuno yang diperkirakan dibangun pada 3.200 SM.Makam kuno Newgrange ini berbentuk gundukan besar yang memiliki diameter 80 m dan dikelilingi oleh batu sejumlah 97 buah. Uniknya batu – batu tersebut dihiasi khas seni megalitik. Para peneliti memperkirakan bahwa pembangunan makam kuno Newgrange ini membutuhkan 300 pekerja dengan waktu pembangunan minimal 20 tahun. Luas area makam ini 0,5 heaktar dan total batu yang mengelilinginya seberat 200.000 ton. Terdiri dari batu air linting dari teras Sungai Boyne. Penggalian juga menunjukkan bahwa batu kuarsa putih dari urat kuarsa di Co Wicklow dan batu-batu granit bulat dari daerah Mourne dan Carlingford juga digunakan untuk membangun dinding revetment di sepanjang sisi depan atau sebelah selatan dari gundukan.

Menurut mitos masyarakat Irlandia, makam kuno Newgrange tersebut dianggap sebagai “fairy mounds” atau makam peri. Newgrange dipercaya sebagai rumah dari Oenghus yaitu Dewa Cinta menurut budaya masyarakat setempat.


Makam kuno Newgrange bukan hanya sekadar gundukan tanah. Di dalam makam ini terdapat beberapa ruangan. Bagian dalam sepanjang 19 meter mengarah ke ruang berbentuk salib dengan atap “corbelled”. Untuk membangun atap ini, pembangun dilakukan dengan sistem tumpang tindih lapisan batu - batu besar sampai atap bisa ditutup dengan batu penjuru. Jarak antara atap dan lantainya adalah 6 meter. Setelah hampir 5000 tahun, atap dari makam kuno Newgrange masih tahan air atau “water proof”.


Makam kuno Newgrange yang telah lama tersembunyi kembali ditemukan pada tahun 1699 ketika terjadi poyek pembangunan jalan. Sebuah penggalian utama di Newgrange dimulai tahun 1962. Newgrange telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO dan menarik 200.000 pengunjung per tahun. Tidak ada akses langsung ke makam kuno Newgrange, untuk menuju ke sana, para turis harus mengikuti tur Brú na Boinne Visitor Centre yang terletak dekat dengan desa Donore, Co Meath. 


Newgrange:
Newgrange:
Newgrange:
Newgrange: